🐰 Tuliskan Nama Senyawa Dengan Rumus Kimia Sebagai Berikut

Tuliskannama senyawa berikut. Ca 3 (PO 4) 2 c. H 2 SO 4; CCl 4 d. Diketahui beberapa macam senyawa dengan rumus kimia sebagai berikut. C 2 H 6, CH 3 COOH, (NH 4) 2 C 2 O 4, C 2 H 5 OH, Al 2 Cl 6, COC(NH 2) 2. Tentukan kelompok senyawa yang merupakan rumus empiris. Untukdapat menuliskan tata nama senyawa, dibutuhkan pengetahuan tentang rumus kimia dari senyawa dan bilangan oksidasi. Jadi, pembahasan ini akan diawali dengan rumus kimia dan bilangan oksidasi . Setelah itu, kita Jikahanya ada satu ion poliatomik dalam rumus senyawa, jangan letakkan tanda kurung di dalamnya. Contoh : KNO 3, bukan K(NO 3). Jika ada lebih dari satu ion poliatomik dalam rumus senyawa, masukkan ion dalam tanda kurung dan tuliskan index setelah tanda kurung. Contoh : Ba(NO 3) 2, Ca 3 (PO 4) 2, dan sebagainya. Contoh tata nama senyawa ionik : Langkahlangkah menentukan rumus empiris dan rumus molekul sebagai berikut. Keterangan: y : massa unsur dibagi dengan Ar ion Fe3+ apabila bergabung dengan ion S2– akan membentuk senyawa dengan rumus kimia Fe2S3, sebab untuk menjadikan netral setiap tiga ion S2– yang mempunyai muatan –2 memerlukan 2 buah ion Fe3+ yang bermuatan +3 Suatupolimer memiliki rumus struktur sebagai berikut: Maka monomer-monomer penyusunnya adalah . Perhatikan 5 macam kelompok mengenai polimer berikut: Berdasarkan data di atas, nama senyawa polimer yang sesuai dengan data tabel nomor 4 adalah . karet; nilon – 66; amilum; polietena; protein TataNama Senyawa dan Perhitungan Kimia SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2016. dibahas dalam masing-masing kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut : Kegiatan Belajar 1 Materi pembelajaran meliputi tata Zattunggal adalah zat yang masih murni. Dream – Segala sesuatu yang ada di dunia ini terdiri dari berbagai macam materi yang digolongkan ke dalam zat tunggal dan campuran.. European Chemicals Agency mendefinisikan zat sebagai unsur kimia dan senyawa yang masih alami atau sudah melalui proses pencampuran reaksi kimia pembentukan suatu zat. Tuliskannama senyawa dengan rumus kimia sebagai berikut. Tanya 10 SMA Kimia Kimia Fisik dan Analisis Tuliskan nama senyawa dengan rumus kimia sebagai berikut. a. PCl3 c. AlCl3 e. Ag2 O i. CaSO4 Tata Nama Senyawa Reaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama Senyawa Kimia Fisik dan Analisis Kimia Rekomendasi video solusi lainnya 01:00 Tuliskanrumus struktur dan nama senyawa untuk semua ester yang mempunyai rumus molekul C 4 H 8 O 2! Suatu ester tertentu dihidrolisis dengan larutan natrium hidroksida. Produknya adalah 1–propanol dan natrium metil propanoat. Tulislah rumus struktur dan nama untuk kedua ester dalam soal ini! Tuliskan reaksi pembentukan ester butil asetat! b. Senyawahidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari bisa kita temukan di bahan bakar minyak dan gas. Kemudian juga bahan kimia yang menghasilkan produk seperti plastik, karet, perekat, peledak, dan lain sebagainya. Senyawa hidrokarbon seperti namanya, hidro dan karbon berarti merupakan senyawa yang tersusun dari atom hidrogen (H) dan atom karbon (C). Beberapanama dan rumus kimia dan stuktur senyawa alcohol diantaranya adalah. Metanol = CH 3 OH = CH 3 –OH. Etanol = C 2 H 5 OH = CH 3 –CH 2 –OH. Jadi, struktur kimia 2-butanol adalah sebagai berikut: Menentukan Posisi Gugus Karboksil OH Alkohol 2-Butanol. 6). Contoh Soal Menentukan Rumus Struktur Alkohol 2-Metil-1-Propanol Sebagaicontoh senyawa adalah yang paling sering dijumpai yaitu air atau (H2O). Ini merupakan gabungan dari unsur oksigen dan hidrogen. Adapun ciri-ciri senyawa adalah sebagai berikut: Senyawa tersusun dari dua unsur ataupun lebih lewat sebuah reaksi kimia. Senyawa mempunyai sifat yang berbeda dari unsur penyusunnya. ZTLmO. Senyawa Biner Senyawa biner merupakan senyawa yang terdiri atas dua macam unsur yang berbeda. Senyawa biner digolongkan menjadi dua, yaitu senyawa biner dari unsur logam dan nonlogam ionik serta senyawa biner dari unsur nonlogam dan nonlogam kovalen. Tata nama kedua jenis senyawa tersebut sebagai berikut. Penamaan senyawa biner dari unsur logam dan nonlogamionik mengikuti aturan berikut. Unsur yang berada di depan unsur logam sebagai kation diberi nama sesuai dengan nama unsur tersebut. Unsur yang berada di belakang unsur nonlogam sebagai anion diberi nama sesuai dengan nama unsur tersebut dengan mengganti akhiran unsur menjadi akhiran -ida. Penyebutan senyawa dari unsur logam yang mempunyai lebih dari satu bilangan oksidasi disertai muatan kationnya dalam angka Romawi, lalu diikuti nama unsur anion. Kation ion positif merupakan unsur logam, sedangkan anion ion negatif merupakan unsur nonlogam. Angka Romawi ditulis dalam tanda kurung. Penamaan senyawa biner dari unsur nonlogam dan nonlogam kovalen mengikuti aturan berikut. Aturan penamaan senyawa biner dari unsur nonlogam dan nonlogam diawali dengan menyebutkan angka Yunani yang menyatakan jumlah atom nonlogam pertama, lalu diikuti dengan nama unsur pertama tersebut. Penamaan unsur nonlogam kedua mengikuti aturan yang sama, tetapi akhiran namanya diganti dengan -ida Awalan "mono" hanya dipakai pada unsur nonlogam yang kedua. Tata nama senyawa biner antar unsur nonlogam dapat pula mengunakan angka Romawi. Nama unsur yang di depan disebutkan dahulu, diikuti penulisan bilangan oksidasi dalam angka Romawi. Angka tersebut berada di dalam kurung. Selanjutnya, nama unsur di belakang disebutkan dan akhiran nama unsurriya diganti dengan akhiran -ida. Senyawa Asam Asam adalah zat yang larut dalam air dan terurai menghasilkan ion hidrogen dan ion negatif. Secara umum, tata nama untuk senyawa asam yaitu Senyawa Asam yang Tidak Mengandung Oksigen Penamaan senyawa asam yang tidak rnengandung oksigen cukup dengan menuliskan kata asam dan diikuti anion atau sisa asam dengan akhiran -ida. Senyawa Asam yang Mengandung Oksigen Tidak ada aturan baku dalam penamaan senyawa asam yang mengandung oksigen. Penamaan hanya tergantung pada jenis anionnya. Rumus kimia untuk soal di atas yaitu a. Karbon monoksida b. Dinitrogen tetraoksida c. Difosfor trioksida d. Asam sulfida e. Asam fosfit f. Kalium sianida Jadi, rumus kimia untuk senyawa pada soal di atas adalah Tahukah kamu kalau ada banyak sekali atom-atom dalam kimia? Atom-atom kimia ini dapat bereaksi membentuk senyawa tertentu. Misalnya, atom hidrogen dan dua atom oksigen bereaksi membentuk senyawa H2O uap air. Nah, agar setiap reaksi kimia yang terjadi dapat diinformasikan kepada orang lain, dituliskan dalam bentuk persamaan reaksi kimia. Apa itu persamaan reaksi kimia? Bagaimana cara menuliskan persamaannya? Adakah persyaratan yang harus dipenuhi dalam persamaan reaksi kimia? Berikut ulasan selengkapnya. Pengertian Persamaan Reaksi Kimia Persamaan reaksi kimia adalah persamaan dalam kimia yang menyatakan kesetaraan jumlah zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia dengan menggunakan rumus kimia. Zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia ini terdiri dari zat pereaksi reaktan dan hasil reaksi produk. Selain itu, digunakan juga lambang dalam reaksi kimia. Nah, banyaknya zat dan lambang yang digunakan dalam reaksi kimia ini akan membuat orang lain bingung dan sulit memahaminya. Oleh karena itu, agar sebuah reaksi kimia dapat dipahami dan diinformasikan kepada orang lain, maka ditulis dalam bentuk persamaan reaksi kimia. Syarat Persamaan Reaksi Kimia Persamaan reaksi kimia dikatakan sempurna apabila sudah setara. Artinya, jumlah atom di ruas sebelah kanan dan sebelah kiri sudah sama. Tak hanya jumlah atomnya saja yang harus sama, persaman reaksi kimia dapat dikatakan setara jika memenuhi beberapa persyaratan berikut ini. Jenis unsur-unsur sebelum dan sesudah reaksi selalu sama. Jumlah masing-masing atom sebelum dan sesudah reaksi selalu sama memenuhi hukum kekekalan massa. Perbandingan koefisien reaksi menyatakan perbandingan mol. Khusus untuk yang berwujud gas, perbandingan koefisien juga menyatakan perbandingan volume asalkan suhu dan tekanannya sama. Pereaksi dan hasil reaksi dinyatakan dengan rumus kimia yang benar. Wujud zat-zat yang terlibat reaksi harus dinyatakan dalam tanda kurung setelah rumus kimia. Perlu diketahui, dalam membuat persamaan reaksi kimia agar setara, kamu boleh mengubah jumlah rumus kimianya, yaitu jumlah molekul atau satuan rumus, tetapi tidak boleh mengubah rumus kimia zat-zat yang terlibat dalam persamaan reaksi karena akan mengubah hasil reaksi atau produk yang dihasilkan. Jadi, yang boleh diubah hanya jumlah molekul atau satuan rumusnya saja. Jumlah satuan rumus kimia disebut koefisien. Wujud Zat dalam Persamaan Reaksi Kimia Sebuah persamaan reaksi kimia yang sempurna tidak hanya menunjukkan rumus kimia saja, tapi juga wujud zat yang terlibat di dalam reaksi tersebut. Setiap wujud zat dalam persamaan reaksi disingkat dengan Solid s zat kimia yang berwujud atau berbentuk zat padat. Liquid l zat kimia yang berwujud atau berbentuk zat cair. Aqueous aq zat kimia yang berwujud atau berbentuk larutan dalam air. Gas g Wujud zat kimia yang setiap molekulnya bergerak bebas sehingga dapat menempati semua volume. Simbol dalam Persamaan Reaksi Kimia Setidaknya, ada lima simbol yang harus terdapat di dalam reaksi kimia, yaitu rumus kimia, wujud zat, koefisien reaksi, angka indeks, dan tanda kelima simbol ini lebih jelas, simak penjelasan lebih lanjutnya di bawah ini. 1. Rumus kimia Rumus kimia adalah rumus yang terdiri dari pereaksi reaktan dan hasil reaksi produk. Pereaksi atau reaktan biasanya terletak di sebelah kiri dari persamaan reaksi, sedangkan hasil reaksi atau produk terletak di sebelah kanan dari persamaan reaksi. Contoh, persamaan reaksi N2g + 3H2g β†’ 2NH3g. Pada persamaan reaksi tersebut, N2 dan H2 adalah pereaksi, sedangkan NH3 adalah hasil reaksi atau produknya. 2. Wujud zat Wujud zat adalah huruf yang terdapat di dalam kurung yang menyatakan keadaan atau wujud saat zat yang bereaksi. Contohnya, N2g , artinya pada saat bereaksi nitrogen berbentuk gas. Wujud zat saat bereaksi terdiri dari empat jenis, yaitu solid s, liquid l, aqueous aq, dan gas g. 3. Koefisien reaksi Koefisien reaksi adalah angka di depan unsur, molekul, senyawa, ataupun ion yang berfungsi menyetarakan atom-atom sebelum dan sesudah reaksi. Contohnya, angka 3 dan 2 yang terdapat pada persamaan reaksi N2g + 3H2g β†’ 2NH3g. 4. Angka indeks Angka indeks adalah angka yang terdapat pada bagian bawah atau belakang atom atau ion. Angka ini berfungsi untuk menunjukkan jumlah atom atau ion dalam suatu molekul atau senyawa. Contoh, dalam NH3, angka indeks N = 1 dan H = 3. 5. Tanda panah Antara ruas sebelah kiri dan sebelah kanan dihubungkan oleh tanda panah β†’ yang menyatakan arah reaksi kimia. Tanda panah ini dibaca β€œmembentuk” atau β€œbereaksi”. Cara Menuliskan Persamaan Reaksi Kimia Sebuah persamaan reaksi kimia tidak boleh ditulis secara sembarangan karena akan menghasilkan pemahaman yang berbeda. Maka dari itu, kamu harus benar-benar memahami cara menuliskan persamaan reaksi kimia. Jika masih bingung, coba perhatikan langkah-langkah menuliskan persamaan reaksi kimia berikut ini. Sebagai contoh, kamu ingin menuliskan persamaan reaksi besi bereaksi dengan belerang menghasilkan senyawa besi II sulfida. Tentukan rumus kimia dari pereaksi dan hasil reaksi Besi dilambangkan dengan Fe, belerang dilambangkan dengan S, sedangkan besi II sulfida dilambangkan dengan FeS. Tentukan produk dan reaktan dalam reaksi kimia Dari soal di atas, dapat diketahui bahwa besi dan belerang adalah reaktan, sedangkan produknya adalah besi II sulfida. Tuliskan persamaan reaksinya Letakkan reaktan di sebelah kiri dan produk di sebelah kanan. Jangan lupa tambahkan tanda panah di antara keduanya sebagai penghubung. Dengan begitu, persamaan reaksinya akan terlihat seperti berikut ini. Fe + S β†’ FeS Samakan jumlah atomnya Dalam reaksi tersebut, jumlah atom Fe dan S di sebelah kiri dan kanan sudah sama sehingga reaksi tersebut sudah benar. Jika belum sama, maka kamu perlu menyetarakannya terlebih dahulu. Tuliskan wujud zat yang terlibat dalam reaksi kimia Persamaan reaksi kimia belum lengkap jika tidak menuliskan wujud zat yang terlibat dalam reaksi kimia. Adapun wujud atom Fe dan S adalah solid s, sedangkan FeS juga berbentuk solid s. Dengan begitu, persamaan reaksi kimia antara besi dengan belerang menghasilkan senyawa besi II sulfida adalah sebagai berikut. Fes + Ss β†’ FeSs Cara Menyetarakan Persamaan Reaksi Kimia Suatu persamaan reaksi kimia dikatakan benar apabila memenuhi hukum kimia, yaitu zat-zat yang terlibat dalam reaksi harus setara, baik jumlah zat maupun muatannya. Oleh karena itu, persamaan reaksi kimia harus setara antara ruas kiri dan kanannya. Jika belum setara, maka perlu dilakukan penyetaraan persamaan reaksi kimia. Bagaimana caranya? Simak penjelasannya berikut. Sebagai contoh, kamu ingin menyetarakan persamaan reaksi antara natrium yang direaksikan bersama klorin menghasilkan senyawa natrium klorida. Jika ditulis persamaan kimianya akan terlihat seperti berikut ini. Na + Cl2 β†’ NaCl Persamaan reaksi tersebut belum setara, maka cara menyetarakannya adalah kamu tinggal mengikuti langkah 1-3 pada cara menulis persamaan reaksi di atas. Setelah itu, lanjutkan dengan langkah berikut ini. 1. Setarakan jumlah atom di ruas kanan Berhubung jumlah atom pada reaksi kimia antara natrium yang direaksikan bersama klorin menghasilkan senyawa natrium klorida belum sama, maka kamu perlu menyetarakannya dengan cara menambahkan koefisien di depan senyawa NaCl. Sebab, pada ruas kiri, terdapat dua atom Cl, sedangkan ruas sebelah kanan hanya ada satu atom Cl sehingga membuat persamaan reaksi ini tidak setara. Setelah menambahkan koefisien 2 di depan NaCl, maka persamaan reaksinya akan terlihat seperti berikut ini. Na + Cl2 β†’ 2NaCl 2. Setarakan jumlah atom di ruas kiri Setelah menyetarakan jumlah atom di ruas kanan, sekarang coba periksa apakah antara kedua ruas tersebut sudah setara. Jika belum, maka kamu perlu melakukan penyetaraan persamaan reaksi lagi. Nah, pada contoh soal, bisa dilihat kalau atom Cl di ruas kanan dan kiri sudah setara karena sama-sama mengandung 2 atom Cl. Bagaimana dengan atom Na? Tentu belum setara, bukan? Sebab, di ruas kiri hanya ada satu atom Na, sedangkan ruas kanan ada dua atom Na. Untuk menyetarakannya, kamu dapat menambahkan koefisien 2 di depan atom Na sehingga persamaan reaksi kimianya akan menjadi 2Na + Cl2 β†’ 2NaCl 3. Tuliskan wujud zat Terakhir, kamu tinggal menuliskan wujud zat yang terlibat dalam reaksi kimia. Dengan demikian, persamaan reaksi kimia tersebut dapat ditulis secara lengkap menjadi 2Nas + Cl2g β†’ 2NaCls Contoh Soal Persamaan Reaksi Kimia dan Pembahasannya Contoh 1 Persamaan Reaksi Kimia Setarakan persamaan reaksi berikut C3 H8g + O2g β†’ CO2g + H2Ol Pembahasan Atom C dan atom H harus disetarakan terlebih dahulu, kemudian setarakan atom O. Supaya lebih mudah, kamu bisa menuliskan jumlah atom masing-masing ruas seperti berikut ini. Jumlah atom di kiri C = 3 H = 8 O = 2 Jumlah atom di kanan C = 1 H = 2 O = 3 Dari data yang diperoleh, ternyata atom jumlah atom pada masing-masing ruas belum setara. Maka, untuk menyetarakannya Jumlah atom C di kanan dikalikan 3 sehingga menjadi 3CO2 Jumlah atom H di kanan dikalikan 4 sehingga menjadi 4H2O Jumlah atom O di kanan menjadi 10 sehingga jumlah atom O di kiri harus dikalikan 5 menjadi 5O2 sehingga jumlah atom O menjadi 10. Jadi, persamaan reaksinya yaitu C3 H8g + 5O2g β†’ 3CO2g + 4H2Ol Contoh 2 Persamaan Reaksi Kimia Tentukanlah koefisien reaksi dari asam nitrat dan hidrogen sulfida menghasilkan nitorgen oksida, sulfur, dan air. Persamaan reaksinya dapat ditulis HNO3aq + H2Sg β†’ NOg + Ss + H2Ol Pembahasan Cara termudah untuk menentukan koefisien reaksinya adalah dengan memisalkan koefisiennya masing-masing a, b, c, d dan e sehingga aHNO3aq + bH2Sg β†’ cNOg + dSs + eH2Ol Berdasarkan reaksi di atas Atom N a = c sebelum dan sesudah reaksi Atom O 3a = c + e ↔ 3a = a + e ↔ e = 2a Atom H a + 2b = 2e = 22a = 4a ↔ 2b = 3a ↔ b = 3/2 a Atom S b = d = 3/2 a Maka agar terselesaikan diambil sembarang nilai, misalnya a = 2 berarti b = d = 3, dan e = 4 sehingga persamaan reaksinya 2HNO3aq + 3H2Sg β†’ 2NOg + 3Ss + 4H2Ol Persamaan reaksi di atas dapat dibaca dua senyawa asam nitrat yang direaksikan dengan tiga senyawa hidrogen sulfida akan menghasilkan dua senyawa nitrogen oksida, tiga atom sulfur, dan empat molekul air. Quipperian, sekian pembahasan mengenai persamaan reaksi kimia. Semoga bermanfaat! Sumber Setyawati, Arifatun Anifah. 2009. Kimia Mengkaji Fenomena Alam Untuk Kelas X SMA/MA. Jakarta Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional Rahayu, Iman. 2009. Praktis Belajar Kimia 1 Untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Jakarta Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional Hermawan, dkk. 2009. Aktif Belajar Kimia untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional Sunarya, Yayan dan Agus Setiabudi. 2007. Mudah dan Aktif Belajar Kimia. Bandung PT Setia Purna Inves

tuliskan nama senyawa dengan rumus kimia sebagai berikut